Wednesday, February 10, 2010

PEMERINTAH GAGAL MENGHENTIKAN DEFORESTASI

Laju deforestasi di indonesia dewasa ini kian hari kian memprihatinkan, Indonesia adalah Negara dengan laju deforestasi tercepat di seluruh dunia. Setiap menit area hutan setara dengan luas lima lapangan sepak bola dihancurkan sebagian besar untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit dan pulp and paper, atau rata-rata 1,8 juta hektar hutan per tahun. Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai Negara penghasil emisi gas rumah kaca ketiga terbesar di dunia setelah China dan Amerika Serikat.
Hal ini sangat bertolak belakang dengan komitment presiden SBY yang menyatakan bahwa mengurangi emisi Indonesia hingga 26% pada 2020, komitmen ini hanyalah isapan jempol belaka yang tidak ada program nyata untuk menghentikan deforestasi di Indonesia. Bahkan lebih – lebih pengeluaran ijin HPH untuk pulp, perkebunan kelapa sawit harus kian meluas. Program seratus hasi pemerintahan presiden SBY sama sekali tidak menunjukkan hasil apa – apa untuk menurunkan emisi lebih – lebih menahan laju deforestasi. Hal ini menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menghentikan laju deforestasi di Indonesia.
Untuk menekan laju deforestasi perlu adanya langkah – langkah yang harus di ambil pemerintah yakni :
1. Jeda tebang, menghentikan sementara aktivitas penebangan agar hutan dapat memperbaiki dirinya.
2. Stop pemberian Ijin HPH, dan pencabutan Ijin kepada Perusahan yang bermasalah.
3. Menghentikan penjahat hutan dan antek2nya dengan cara penegakan hukum dan sanksi yang tegas.
4. Pemberdayaan masyarakat pinggiran hutan atau masyarakat adat untuk menjaga hutan
( andy_walhi bali)